Ongkos Kirim Duit ke Afrika Termahal

ilustrasi uang

Bank Dunia katakan ongkos pengiriman uang (remitansi) ke Afrika sampai dengan akhir tahun silam paling mahal di seluruh dunia. Khususnya, di negara-negara Sub-Sahara. Mayoritas negara-negara Afrika ada di kawasan ini kecuali Mesir, Libya, Aljazair, Maroko, Sudan, dan Tunisia.

Rilis informasi itu dari Nairobi, ibu kota Kenya, pada Selasa (29/1/2013) menunjukkan ongkos remitansi ke Afrika mencapai 12 persen lebih tinggi ketimbang rata-rata dunia yang berada di posisi 8,9 persen.

Dalam data yang menjadi warta AP itu termaktub pula kalau biaya remitansi ke Afrika dua kali lebih mahal ketimbang ke Asia Selatan. Kini, ongkos remitansi di Asia Selatan adalah yang paling rendah yakni di posisi 6,54 persen.

Berangkat dari kenyataan itulah, Manajer Layanan Remitansi dan Infrastruktur Keuangan Bank Dunia
Massimo Cirasino mengimbau pemerintah negara-negara tersebut untuk mengubah kebijakan soal remitansi. “Perubahan kebijakan soal biaya remitansi membuat negara-negara Afrika menjadi kompetitif,”ujarnya.

Riset Bank Dunia pada November 2012, lanjut Cirasino, menunjukkan remitansi di negara-negara Sub-Sahara tumbuh nol persen. Padahal, perkembangan remitansi dunia menanjak 6,8 persen.

 

Sub-Sahara mendapat remitansi 31 miliar dollar AS. Duit sebanyak itu paling banyak diperoleh Nigeria. Sementara, Liberia dan Lesotho memimpin dalam remitansi sebagai bagian dari produk domestik bruto (GDP).  

Bank Dunia mengatakan kalau ongkos remitansi turun menjadi 5 persen, pekerja migran Afrika bisa menambah 4 miliar dollar AS kiriman uang bagi keluarga mereka ketimbang bila angka 12 persen tetap dipertahankan. Kebanyakan warga Afrika memang amat bergantung pada kiriman uang dari para pekerja migran ini.

Sampai dengan akhir 2012, remitansi ke Afrika mencapai 60 miliar dollar AS. Namun, para pekerja migran Afrika justru harus membayar paling mahal untuk ongkos remitansi.

sumber: http://internasional.kompas.com/read/2013/01/29/18584848/Ongkos.Kirim.Duit.ke.Afrika.Termahal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *